Relung hati lagi kesepian Hitamnya langit di kala malam Terimbau kenangan silam Bikin jiwa meronta kesedihan Kesedihan yang menikam-nikam Memberi pedih hingga ke dasar hati yang terdalam Terhenyak duduk dalam ruangan kesepian Menangisi kenangan yang kian hilang dari ingatan Ingatan yang menzahirkan rindu Sukma sakit dengan bayangan lalu Tiada siapa bisa mengerti apa yang berlaku Biarlah hanya Tuhan yang tahu Tahu Tuhan itu tidak terbatas Tapi mengapa masih rasa manusia lebih pantas Mengetahui setiap inci ceritera kehidupan Berbanding Tuhan yang mencorakkan Mencorakkan secangkir kenangan Yang membahagiakan jiwa Kala malam keseorangan Terbuai dengan segala rasa Rasa yang terpendam Hendak dibiar mati; pilu Hendak dibiar memekar; sayu Lalu dipilih diri Membuang rasa dari lubuk hati Menjadi sekujur jasad tanpa rasa Yang mewarna. M a l a m #KalamSiPemuisi